Agen Bola Terpercaya Indonesia – Van Gaal Dulu Ekspresif Seperti Klopp, Kenapa Sekarang ‘Diam’?

Update Terakhir: January 17, 2016

Agen Bola Terpercaya Indonesia - Van Gaal Dulu Ekspresif Seperti Klopp, Kenapa Sekarang Diam

Agen Bola Terpercaya Indonesia – Louis van Gaal lebih sering duduk di bench dan sibuk dengan catatannya saat timnya bermain. Dulu sekali dia sangat ekspresif. Seperti Jurgen Klopp katanya.

Alasan Van Gaal tak lagi ekspresif di pinggir lapangan terkait dengan laga final Liga Champions tahun 1995. Bersama Ajax Amsterdam saat itu dia membuat kejutan dengan mengalahkan AC Milan.

Manajer asal Belanda itu memprotes pelanggaran keras yang dilakukan Marcel Desailly pada strikernya, Jari Litmanen. Demi mengajukan protes pada wasit, Van Gaal sampai mempraktekkan gaya tendangan karate.

Tapi aksinya itu tetap tak membuat wasit mengubah keputusan. Ajax memang menang dan jadi juara, tapi Van Gaal tetap kesal pada wasit atas keputusan tidak menghukum Desailly dan gagal dapat penalti.

“Saya melakukan tendangan karate,” kata Van Gaal sambil tertawa.

“Itu adalah final Liga Champions 1995, Ajax menghadapi AC Milan, dan saya melakukan tendangan di udara. Kami menang 1-0, tapi kami harusnya dapat penalti atas tekel tinggi pada Litmanen. Saya marah, jadi saya melakukan tendangan karate di pinggir lapangan – hanya sekitar satu meter dari muka ofisial pertandingan. Saya ingin menunjukkan padanya apa yang terjadi pada Litmanen,” kisah Van Gaal.

Karena merasa apapun yang dia lakukan tidak akan memengaruhi keputusan wasit, Van Gaal akhirnya ‘malas’ banyak tingkah di pinggir lapangan. Selain itu, usia yang bertambah tua juga memengaruhi keputusan tersebut.

“Dari momen itu, saya sadar seorang manajer tidak akan bisa memengaruhi wasit dengan apa yang dia lakukan di pinggir lapangan. Saya sadar kalau Anda harus mengendalikan semangat Anda. Saya tahu kalau fans suka melihat manajer yang meluapkan amarahnya di pinggir lapangan dan di Newcastle beberapa hari lalu saya marah saat Jesse Lingard gagal bikin gol,” ucap Van Gaal.

“Saya sudah lebih tua sekarang. Tapi saya masih melihat wasit dari tahun 1995. Dia berada di komite wasit UEFA sekarang – dan dia mengingatkan saya apa yang terjadi malam itu.”

“Setiap manajer punya identitasnya masing-masing, kepribadian sendiri-sendiri dan juga filosofinya. Saat saya memulai karier (sebagai pelatih), saya seperti Klopp.”

Lalu bagaimana dengan Liga Inggris akhir pekan ini yang akan mementaskan laga Liverpool melawan Manchester United. MU sedang dalam rekor bagus saat berduel melawan The Reds.

Pertandingan antara ‘Si Merah’ melawan ‘Setan Merah’ akan berlangsung di Anfield, Minggu (17/1/2015) dinihari WIB. The Red Devils selalu menang saat berhadapan dengan Liverpool dalam tiga laga terakhir.

Sementara itu, Wayne Rooney dan Roberto Firmino akan menjadi dua pemain yang disorot. Sebabnya, mereka mampu tampil bagus dengan menyumbang dua gol pada laga terakhir di Liga Inggris.