Agen Bola Terpercaya – Galliani: Montella Tepat untuk Milan

Update Terakhir: July 8, 2016

Agen Bola Terpercaya - Galliani, Montella Tepat untuk Milan

Bola388.org merupakan salah satu Agen Bola Terbaik di Indonesia yang akan menyediakan Judi Online seperti Casino Online, SBOBET, IBCBET, Bola Tangkas Online maupun Sabung Ayam Online, kami juga menyediakan jasa pembuatan akun bagi setiap member Judi Bola / Judi SBOBET yang belum mempunyai untuk bermain Judi Online dengan proses pembuatan akun yang cepat dan mudah untuk bisa bermain Judi Bola Online, begitu banyak member setia menggunakan layanan Agen Bola Terpercaya seperti kami yang saat ini sudah mencapai ribuan member. Kami adalah Agen Judi Bola Online yang siap melayani anda selama 24 jam penuh, kami bisa begitu besar sampai saat ini berkat dukungan dari anda selaku member dari Agen SBOBET terpercaya. Bola388.org bukan sekedar Bandar Judi Online melainkan sebagai Bandar Judi Terbaik yang melayani anda dalam permainan Judi Online, Judi SBOBET, Casino Online maupun Judi IBCBET.

Agen SBOBET Terpercaya – AC Milan sudah menunjuk Vincenzo Montella menjadi pelatih yang baru. Pelatih 42 tahun itu disebut menjadi pilihan yang tepat untuk Rossoneri.

Milan mengumumkan penunjukkan Montella, Rabu (29/6/2016) dinihari WIB. Dia menggantikan Cristian Brocchi, yang ditunjuk menjadi pelatih sementara klub untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Sinisa Mihajlovic.

Montella dikontrak dengan durasi selama dua tahun. Dia mendapatkan bayaran sebesar 2,3 juta euro di setiap tahunnya.

Mengenai penunjukkan Montella ini, wakil presiden Milan mempunyai keyakinan bahwa pihak klub sudah melakukan keputusan yang tepat.

“Kami memulai lagi dengan Montella. Ada kepuasan besar , kami yakin bahwa kami sudah membuat keputusan bagus. Mari berharap itu bisa berlangsung baik,” kata Galliani.

“Kapan kami mulai berpikir ide mengenai Montella? Saya tak ingat, saya belum makan sepanjang hari,” imbuhnya.

Agen 998bet Terpercaya – Bagaimana dengan Montella sendiri yang ingin memperbaiki Milan dengan konsep-konsepnya? Jika klub sebesar AC Milan sudah lama tak “bertaji”, pasti ada sesuatu yang salah. Sang pelatih baru, Vincenzo Montella, bertekad merumuskan masalah itu dan memperbaikinya.

Montella telah dipilih direksi Milan untuk memimpin Rossoneri mulai musim mendatang. Ia dikontrak untuk dua musim, dimulai per 1 Juli lalu.

“Saya pernah jatuh cinta pada Milan yang dilatih Arrigo Sacchi. Tapi kalau tim ini tak bisa membuat kemajuan untuk meraih trofi-trofi, maka pasti ada yang salah di sini,” ujar Montella.

“Sesuatu harus diperbaiki dan tugas saya adalah mengusahakan itu dengan cara sebaik mungkin.

“Banyak orang bilang, banyak tim yang tak cukup berkarakter, bukan cuma Milan. Maka dari itu, penting buat para pemain supaya mereka memperoleh taktik-taktik yang pasti dan tahu bagaimana mereka harus bermain.”

Salah satu taktik yang kelihatannya akan diutamakan Montella bersama klub barunya itu adalah formasi 4-3-3, yang memang telah menjadi kesukaannya termasuk saat dia masih bermain untuk AS Roma, menjadi tridente bersama Francesco Totti dan Marco Delvecchio.

“Pekerjaan yang berat dan banyak tantangannya. Saya tidak suka membicarakan formasi, karena sejauh yang saya pahami, semua punya banyak variabel. Yang terpenting adalah prinsip-prinsip bermain.

“Klub ini tahu seperti apa ide-ide saya, dan sekarang para pemain pun demikian. Kami akan memulai lagi dengan empat pemain belakang dan tiga gelandang. Sisanya, kita lihat saja nanti,” paparnya.

Hal yang juga ditanyakan wartawan kepada dia adalah kecenderungan sang bos, Silvio Berlusconi, yang kerapkali “mencampuri” urusan formasi dan pemain-pemain yang mesti dimainkan.

“Saya senang mendengarkan. Saya sangat demokratis dan tidak berkeberatan dengan saran banyak orang. Apalagi kami sedang buru-buru. Kami harus segera memahami tim ini dengan cepat,” tukasnya.

Tentang target, pria yang juga pernah melatih Catania, Fiorentina, dan Sampdoria, itu memilih bertahap. Ia tidak ingin bersesumbar untuk segera mengembalikan Milan ke “habitatnya” yang dulu sebagai pelanggan Liga Champions.

“Kami harus kembali ke Eropa, sesuai dengan gaya bermain yang dimintakan kepada kami. Tujuan minimumnya adalah Liga Europa. Buat saya, saya tak bisa bertindak seakan-akan saya masih pelatih yang dulu.

“Saya harus belajar beradaptasi dengan para pemain, baik yang sudah ada maupun yang akan kami datangkan. Di Fiorentina saya memulai tanpa apa-apa, tapi dari sanalah saya memperoleh ganjaran-ganjaran terbesar dalam karier kepelatihan saya.”










*) wajib diisi

*) jika kolom " referensi " di isi " teman " mohon kolom " ID Teman " di isi sesuai Id teman anda