Agen Bola Euro 2016 – Milan Perpanjang Kontrak Montolivo

Update Terakhir: May 24, 2016

Agen Bola Euro 2016 - Milan Perpanjang Kontrak Montolivo

Bola388.org merupakan salah satu Agen Bola Terbaik di Indonesia yang akan menyediakan Judi Online seperti Casino Online, SBOBET, IBCBET, Bola Tangkas Online maupun Sabung Ayam Online, kami juga menyediakan jasa pembuatan akun bagi setiap member Judi Bola / Judi SBOBET yang belum mempunyai untuk bermain Judi Online dengan proses pembuatan akun yang cepat dan mudah untuk bisa bermain Judi Bola Online, begitu banyak member setia menggunakan layanan Agen Bola Terpercaya seperti kami yang saat ini sudah mencapai ribuan member. Kami adalah Agen Judi Bola Online yang siap melayani anda selama 24 jam penuh, kami bisa begitu besar sampai saat ini berkat dukungan dari anda selaku member dari Agen SBOBET terpercaya. Bola388.org bukan sekedar Bandar Judi Online melainkan sebagai Bandar Judi Terbaik yang melayani anda dalam permainan Judi Online, Judi SBOBET, Casino Online maupun Judi IBCBET.

Agen Sabung Ayam Online – AC Milan memberikan konfirmasi bahwa kontrak kapten mereka, Riccardo Montolivo, telah diperpanjang hingga tahun 2019.

Kontrak Montolivo yang lama akan berakhir pada pertengaha tahun ini. Bersama dengan Montolivo, ada dua orang pemain lainnya yang kontraknya juga ikut diperpanjang, yakni Davide Calabria dan Luca Antonelli.

“AC Milan mengumumkan perpanjangan kontrak dari Luca Antonelli, Davide Calabria, dan Riccardo Montolivo hingga 30 Juni 2019,” demikian pernyataan yang diberikan.

Montolivo sempat dikabarkan akan hengkang ke Jerman, negara asal ibunya. Ia disebut akan bermain untuk FC Cologne musim depan.

Namun, kontrak baru tersebut memupus kabar soal kepindahannya ke Cologne. Montolivo sendiri sempat menyatakan bahwa pertandingan final Coppa Italia akhir pekan lalu (melawan Juventus) merupakan kans terakhir pemain-pemain Milan untuk membuktikan diri.

“Ini adalah kesempatan besar dan ini adalah kesempatan terakhir untuk membuktikan kualitas kami,” ujar Montolivo.

“Sudah tidak ada waktu untuk berbicara lagi. Sabtu ini adalah kesempatan terakhir, kesempatan terakhir bagi semua pemain untuk membuktikan bahwa mereka masih layak menjadi bagian dari tim ini.”

Milan kalah 0-1 pada pertandingan tersebut dan mengakhiri musim tanpa gelar juara.

Agen 998bet Terpercaya – Bagaimana dengan Abbiati yang menganggap bahwa Milan sudah berubah? Memperkuat AC Milan selama 15 musim, Christian Abbiati sudah merasakan bermain dengan generasi berbeda-beda. Rossoneri sekarang disebutnya sudah berubah.

Milan mengakhiri musim 2015/2016 kemarin dengan hasil yang mengecewakan, finis di posisi tujuh klasemen. Mereka juga gagal memanfaatkan jalur Coppa Italia untuk lolos ke Liga Europa, usai kalah di final dari Juventus. Alhasil tiket Liga Europa akhirnya didapatkan oleh Sassuolo yang finis keenam di Liga Italia.

Kekalahan di final Coppa italia sendiri melengkapi hasil buruk mereka di penutupan musim. Pada laga terakhir liga, mereka dihantam AS Roma 1-3 di kandang sendiri.

Abbiati, yang pensiun di akhir musim, menyebut ada sejumlah pemain yang tak menghargai seragam Milan. Ini memperkuat pandangan sang pelatih, Christian Brocchi, yang mengkritik sejumlah pemain termasuk Mario Balotelli karena dinilai kurang bersungguh-sungguh di lapangan.

“Skuat ini sebenarnya bernilai lebih dari sekedar tempat ketujuh. Dengan sikap yang tepat, mereka bisa mengejar kelolosan Liga Champions secepatnya musim depan,” kata Abbiati.

“Brocchi sudah benar ketika dia mengatakan bahwa sejumlah pemain punya sikap kurang baik. Ada empat sampai lima orang yang tidak melakukan apa yang diminta kepada mereka.”

“Dan saya bukan bicara soal kesalahan teknis. Kalau hanya ada satu dari mereka, Anda bisa mengisolasi si pemain dan mengontrolnya. Tapi lima itu terlalu banyak dan segalanya menjadi jauh lebih rumit,” tambahnya.

Bagi Abbiati, secara mentalitas skuat Milan sekarang sungguh berbeda dengan era sebelumnya ketika Dometrio Albertini, Alessandro Costacurta, dan Paolo Maldini masih bermain. Saat itu, seluruh pemain disebutnya benar-benar mengusung tinggi tanggung jawab masing-masing.

“Kalau saya menutup mata dan memikirkan Milan sampai 2011, saya melihat sebuah tim yang berbeda di setiap halnya. Saya memikirkan nilai-nilai yang telah saya serap dari orang-orang seperti Albertini, Costacurta, dan Maldini,” sambungnya.

“Sepanjang karier saya, saya hanya sekali kena denda, karena tertidur dan datang terlambat. Ini bukan untuk mengatakan bahwa kami saat itu hidup di bawah kediktatoran atau semacamnya, tapi di sesi latihan kami semua berlari seperti kilat.”

“Kalau kami mengalami kekalahan buruk, saya bahkan tidak akan berani memikirkan untuk menunjukkan diri saya di klub. Itu sudah mencapai titik di mana saya bangun pada senin pagi dan merasa gugup ketika saya melangkah keluar dari rumaah,” ujar Abbiati.










*) wajib diisi

*) jika kolom " referensi " di isi " teman " mohon kolom " ID Teman " di isi sesuai Id teman anda